SEBARKAN INFO, RAIH AMAL ILMU PAHALA TAK PUTUS DENGAN HANYA 1X KLIK SHARE DIBAWAH INI
SAMPAIKANLAH MEKSI CUMA 1 AYAT
MP3 Ceramah Hj.Irena Handono 1 . Sejarah Dibalik Natal
Bagian 2, Durasi 33 Menit
Bagian 3, Durasi 59 Menit
Bagian 4, Durasi 55 Menit
# Hidup Sesudah Mati - 45 Menit
MUTIARA SHALIHA
WANITA TIANG NEGERI
# Ukhti,Kau Lebih Cantik Berkerudung 1

Jangan lupa disebarkan lewat email, copy paste antar komputer, laptop, netbook, Internet cafe, komputer kantor, print out, fotocopy, cetak, status Facebook, Twitter, share, blog, internet, website, email massal, SMS massal dan segala cara lainnya agar lebih banyak lagi orang tahu jika cuma Islam saja satu-satunya agama yang TERBUKTI benar secara NYATA
Kami sama sekali tidak mencari untung / laba / sumbangan / donasi, semua murni dakwah demi Islam & demi kemaslahatan ummat. Rizki yang Allah karuniakan pada kami jauh lebih dari cukup
SEBARKAN INFO, RAIH AMAL ILMU PAHALA TAK PUTUS DENGAN HANYA 1X KLIK SHARE DIBAWAH INI
Jika yakin hanya sekedar yakin TANPA BUKTI
Maka para penyembah pohon & batu pun Yakin Seyakin-yakinnya
Jika percaya hanya sekedar percaya TANPA BUKTI
Maka para penyembah Tuhan 3 & Tuhan 100 pun percaya setengah mati, bahkan percaya sampai mati
Jika kepercayaan tidak bisa dirubah karena datang dari hati, lalu apakah 100 kepercayaan berarti ada 100 Tuhan?
100 Kepercayaan buta seyakin-yakinnya TIDAK berarti ada 100 Tuhan.
Tetap saja Tuhan hanya 1, jika Tuhan hanya 1, maka berarti agama yang asli dari Tuhan pun cuma 1.
Darimana kita tahu sebuah agama benar dan agama lainnya salah?
Bukti terkuat bukan kata orang, kata TV, kata Radio,,, tapi bukti terkuat ialah KATA TUHAN, FIRMAN TUHAN atau KITAB SUCI .
Tuhan banyak tebarkan bukti-bukti di alam semesta, bumi & dalam diri sendiri. Kita diberi akal untuk mengenali TANDA-TANDA & BUKTI-BUKTI itu.
Kami akan perlihatkan pada mereka TANDA-TANDA (BUKTI-BUKTI) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, HINGGA JELAS BAGI MEREKA BAHWA AL-QUR'AN ITU ADALAH BENAR . Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? QS.42 Fushshilat: 53.
Sebuah kitab yang mengaku "SUCI " dan "DATANG DARI TUHAN ", maka harus paling unggul dan sempurna dalam SEGALA BIDANG SELAMANYA , karena tidak mungkin ada kitab / tulisan buatan manusia melebihi buatan Tuhan. Serta, tidak boleh ada salah / cela / asusila sekecil apapun sebab Tuhan itu MAHA SUCI, MAHA BENAR tidak mungkin berbuat salah / cela / asusila.
Dari segi sastra & tata bahasa, dia harus paling indah. Dari Segi astronomi, dia tidak boleh bertentangan dengan bukti & penemuan ilmiah terkini.
Dari segi angka, nomor ayat, nomor surat, jumlah ayat, jumlah surat, bahkan jumlah huruf pun ada makna & artinya, tidak mungkin Tuhan asal-asalan memberikan nomor ayat, surat dan sebagainya.
Dari segi hukum, maka harus terbukti sempurna jika diterapkan, karena tidak mungkin ada hukum buatan manusia lebih baik dari hukum buatan TUHAN.
Demikian juga dari segi motivasi, psikologi, geologi, kimia, fisika, kedokteran, anatomi, embriologi, dan segala jenis lainnya tetap harus unggul dan selaras dengan bukti-bukti dan penemuan ilmiah di akhir zaman, bahkan hingga kiamat sekalipun.
Ini berarti kitab itu harus berlaku sepanjang masa, KITAB tersebut tidak boleh dirubah 1 huruf pun jika di kemudian hari ternyata bertentangan dengan bukti ilmiah.
Dan sekarang, M ari buktikan KITAB mana yang 100% masih asli & suci !!! Qur'an berani dibedah semua ayat dan surat-nya, bahkan sampai jumlah huruf sekalipun.
Dan jika kamu dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), maka BUATLAH satu surat yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. QS.2:23.
Maka jika kamu tidak dapat membuat - dan pasti kamu tidak akan dapat membuat, peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang yang INGKAR. QS.2:24
Saudara, Islam takkan bangkit jika umat masih banyak ragu. Dan Umat akan tetap ragu tanpa DAKWAH.
Tahukah saudara jika Dakwah bukan cuma tanggungjawab ustadz, tapi WAJIB bagi setiap Muslim?
QS.42:48 Kewajibanmu tak lain hanya menyampaikan
QS.3:20 Kewajibanmu hanya menyampaikan
QS.16:82 Kewajiban yang dibebankan atasmu hanya menyampaikan
DAN BAHKAN KEPADA NON MUSLIM PUN KITA DIWAJIBKAN MENYAMPAIKAN KEBENARAN ISLAM DENGAN HIKMAH & CARA YG BAIK
QS.3:20 Katakanlah: " Maukah kamu masuk Islam?" Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan
QS.16: 125. Serulah (manusia) pada jalan Tuhan-mu DENGAN HIKMAH & PELAJARAN YG BAIK DAN BANTAHLAH MEREKA DENGAN CARA YG BAIK . Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
QS.3 Ali 'Imran:159. Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku LEMAH LEMBUT terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu .
AGAMA YANG DITERIMA TUHAN HANYA ISLAM
QS.3 Ali Imran:85. Barangsiapa mencari agama selain Islam, maka SEKALI-KALI TIDAKLAH KAN DITERIMA DARINYA, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi .
QS.3 Ali Imran:19. Sesungguhnya agama disisi Allah HANYALAH Islam.
QS.3 Ali Imran:102. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam .
QS.2 Baqarah:132 ..."Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam ".
Berdiri pertama kali 26 Sept 2010 di twitter sebagai pelebaran sayap dakwah. Silahkan klik DI SINI
Pelebaran dakwah 27 Sept 2010 di MILLAT-facebook, moslem's social network. Silahkan join DI SINI
AUDIO ZAINUDDIN MZ

FREE DOWNLOAD
TAUSYIAH RAMADHAN Audio Ceramah dapat diputar di handphone & komputer
Saudara saudari kita dari berbagai penjuru dunia sejak 04 Des 2010:
Total Pengunjung sejak 16 Sept 2010:
MARI GABUNG BERSAMA KAMI @ FACEBOOK DI SINI


السلام عليكم . بِسْــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم.لا إله إلاَّ الله.محمد رسو ل الله
الحمد لله رب العا لمين. الصلاة و السلام على رسو ل الله.اما بعد
Tulisan ringkas berikut ini merupakan jawaban-jawaban ringkas dan jitu untuk meluruskan beberapa penjelasan kaum Ahmadiyah, seperti dalam surat mereka ke Azyumardi Azra di kantor Wapres tersebut. Berikut ini beberapa penjelasan Ahmadiyah dan jawaban kita. Ahmadiyah mengatakan:

1. “Syahadat kami adalah syahadat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW yang berbunyi: “Asyhadu anlaa-ilaaha illallahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah.”
Jawab kita:
Kita perlu berhati-hati dan mencermati pengakuan semacam itu. Sejak berdirinya, Jemaat Ahmadiyah sudah mengaburkan makna syahadat, meskipun lafalnya sama dengan syahadat orang Islam. Kaum Ahmadiyah mengklaim bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah juga Muhammad dan Rasul Allah. Simaklah buku Memperbaiki Kesalahan (Eik Ghalthi Ka Izalah), karya Mirza Ghulam Ahmad, yang dialih bahasakan oleh H.S. Yahya Ponto, (terbitan Jamaah Ahmadiyah cab. Bandung, tahun 1993). Di situ tertulis penjelasan terhadap ayat al-Quran berikut ini:
محمد رسول الله والذين معه أشداء على الكفار رحماء بينهم …
Dalam buku ini, Mirza Ghulam Ahmad menjelaskan, siapa yang dimaksud dengan “Muhammad” dalam ayat tersebut, yakni: “Dalam wahyu ini Allah SWT menyebutku Muhammad dan Rasul…(hal. 5).

Jadi, inilah perbedaan keimanan yang sangat mendasar antara Ahmadiyah dengan orang Muslim. Sebab, bagi umat Islam, kata Muhammad dalam syahadat, adalah Nabi Muhammad saw yang lahir di Mekkah, bukan yang lahir di India. Lebih jauh lagi, dikatakan dalam buku ini:
“Dan 20 tahun yang lalu, sebagai tersebut dalam kitab Barahin Ahmadiyah Allah Taala sudah memberikan nama Muhammad dan Ahmad kepadaku, dan menyatakan aku wujud beliau juga.” (Hal. 16-17). “….. Dalam hal ini wujudku tidak ada, yang ada hanyalah Muhammad Musthafa SAW, dan itulah sebabnya aku dinamakan Muhammad dan Ahmad.” (Hal. 25)

Dalam Majalah Bulanan resmi Ahmadiyah “Sinar Islam” edisi 1 Nopember 1985 (Nubuwwah 1364 HS), rubrik “Tadzkirah”, disebutkan:
“Dalam wahyu ini Tuhan menyebutkanku Rasul-Nya, karena sebagaimana sudah dikemukakan dalam Brahin Ahmadiyah, Tuhan Maha Kuasa telah membuatku manifestasi dari semua Nabi, dan memberiku nama mereka. Aku Adam, Aku Seth, Aku Nuh, Aku Ibrahim, Aku Ishaq, Aku Ismail, Aku Ya’qub Aku Yusuf, Aku Musa, Aku Daud, Aku Isa, dan Aku adalah penjelmaan sempurna dari Nabi Muhammad SAW, yakni aku adalah Muhammad dan Ahmad sebagai refleksi. (Haqiqatul Wahyi, h. 72).” (Hal. 11-12)

Sekali lagi, yang menjadi masalah adalah bahwa bagi kaum Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad juga mengaku sebagai Muhammad saw, sebagaimana disebutkan sebelumnya. Bahkan, dalam buku Ajaranku, Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad a.s., Yayasan Wisma Damai, Bogor, cetakan keenam,1993, disebutkan: “….. di dalam syariat Muhammad s.a.w akulah Masih Mau’ud. Oleh karena itu aku menghormati beliau sebagai rekanku …..” (Hal. 14)

Ahmadiyah mengatakan;
2. “Kitab Suci kami hanyalah Al Qur’anul Karim.” Ahmadiyah juga mengatakan, bahwa “Tadzkirah” bukanlah kitab suci mereka, tetapi merupakan pengalaman rohani Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad yang dikumpulkan dan dibukukan serta diberi nama Tadzkirah oleh pengikutnya pada tahun 1935 (27 tahun setelah Mirza Ghulam Ahmad meninggal dunia tahun 1908).
Jawab kita:
Penjelasan Ahmadiyah ini juga tidak sesuai dengan kenyataan. Dalam kitab Tadzkirah yang asli tertulis di lembar awalnya kata-kata berikut ini: “TADZKIRAH YA’NI WAHYU MUQODDAS”, artinya TADZKIRAH adalah WAHYU SUCI. Jadi, kaum Ahmadiyah jelas menganggap bahwa kitab Tadzkirah adalah “wahyu yang disucikan”. Karena itu, sangat tidak benar jika mereka tidak mengakuinya sebagai Kitab Suci. Sangat jelas, mereka memiliki kitab suci lain, selain al-Quran, yaitu kitab Tadzkirah.

Tentu saja, umat Islam seluruh dunia menolak dengan tegas, bahwa setelah Nabi Muhammad saw, ada nabi lagi, atau ada orang yang menerima wahyu dari Allah SWT. Dalam buku Apakah Ahmadiyah itu? Karangan HZ. Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad disebutkan:
“Hadhrat Masih Mau’ud a.s tampil ke dunia dan dengan lantangnya menyatakan, bahwa Allah Ta’ala bercakap-cakap dengan beliau dan bukan dengan diri beliau saja, bahkan Dia bercakap-cakap dengan orang-orang yang beriman kepada beliau serta mengikuti jejak beliau, mengamalkan pelajaran beliau dan menerima petunjuk beliau. Beliau berturut-turut mengemukakan kepada dunia Kalam Ilahi yang sampai kepada beliau dan menganjurkan kepada para pengikut beliau, agar mereka pun berusaha memperoleh ni’mat serupa itu.” (hal. 63-64).

3. “Kami warga Jemaat Ahmadiyah tidak pernah dan tidak akan mengkafirkan orang Islam di luar Ahmadiyah, baik dengan kata-kata maupun perbuatan.”
Jawab kita:
Pengakuan kaum Ahmadiyah ini pun nyata-nyata tidak sesuai dengan fakta yang ada pada buku-buku dan terbitan mereka. Dalam buku Amanat Imam Jemaat Ahmadiyah Khalifatul Masih IV Hazrat Mirza Tahir Ahmad Pada Peringatan Seabad Jemaat Ahmadiyah Tahun 1989 terbitan Panita Jalsah Salanah 2001, 2002 Jemaat Ahmadiyah Indonesia, disebutkan:
“Saya bersaksi kepada Tuhan Yang MahaKuasa dan Yang Selamanya Hadir bahwa seruan Ahmadiyah tidak lain melainkan kebenaran. Ahmadiyah adalah Islam dalam bentuknya yang sejati. Keselamatan umat manusia bergantung pada penerimaan agama damai ini.” (Hal. 6)
“Bilakhir, perkenankanlah saya dengan tulus ikhlas mengetuk hati anda sekalian sekali lagi agar sudi menerima seruan Juru Selamat di akhir zaman ini.” (Hal. 10)

Bahkan, Ahmadiyah punya istilah sendiri untuk menamai para pengikut ajarannya, dengan tujuan membedakan diri dari orang-orang Islam lainnya:
Dalam buku Riwayat Hidup Mirza Ghulam Ahmad – Imam Mahdi dan Masih Mau’ud Pendiri Jemaat Ahmadiyah, Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad, Jemaat Ahmadiyah Indonesia, cetakan kedua, 1995, disebutkan:
“Pada tahun 1901, akan diadakan sensus penduduk di seluruh India. Maka Hazrat Ahmad as. menerbitkan sebuah pengumuman kepada seluruh pengikut beliau untuk mencatatkan diri dalam sensus tersebut sebagai Ahmadi Muslim. Yakni, pada tahun itulah Hazrat Ahmad as. telah menetapkan nama Ahmadi bagi para pengikut beliau as., untuk membedakan diri dari orang-orang Islam lainnya.” (Hal. 47)

Kaum Ahmadiyah juga menyebut, jemaat mereka adalah laksana perahu Nabi Nuh yang menyelamatkan. Yang tidak ikut perahu itu akan tenggelam. Dalam Majalah Bulanan resmi Ahmadiyah “Sinar Islam” edisi 1 Juli 1986 (Wafa 1365 HS), pada salah satu tulisan dengan judul Ahmadiyah Bagaikan Bahtera Nuh Untuk Menyelamatkan Yang Berlayar Dengannya, oleh Hazrat Mirza Tahir Ahmad, Khalifatul Masih IV, dinyatakan:
“Aku ingin menarik perhatian kalian kepada sebuah bahtera lainnya yang telah dibuat di bawah mata Allah dan dengan pengarahanNya. Kalian adalah bahtera itu, yakni Jemaat Ahmadiyah. Masih Mau’ud a.s. diberi petunjuk oleh Allah melalui wahyu yang diterimanya bahwa beliau hendaklah mempersiapkan sebuah Bahtera. Bahtera itu adalah Jemaat Ahmadiyah yang telah mendapat jaminan Allah bahwa barang siapa bergabung dengannya akan dipelihara dari segala kehancuran dan kebinasaan.”.………….

“Ini adalah suatu pelajaran lain yang hendaknya diperhatikan oleh anggota-anggota Jemaat. Sungguh terdapat jaminan keamanan bagi mereka yang menaiki Bahtera Nuh, baik bagi para anggota keluarga Masih Mau’ud a.s. maupun bagi orang-orang yang, meskipun tidak mempunyai hubungan jasmani dengannya, menaiki Bahtera itu dengan jalan mengikuti ajaran beliau”. ………….
“Semoga Allah memberi kemampuan kepada kita untuk melindungi Bahtera ini dengan sebaik-baiknya, dengan ketakwaan dan ketabahan yang sempurna, dan dengan kebenaran yang sempurna – Bahtera yang telah dibina demi keselamatan seluruh dunia. Amin!”. (Hal. 12, 13, 16, 30)

Kesimpulan:
Kita jangan mudah tertipu dengan penjelasan-penjelasan yang tampak indah, padahal, dunia Islam sejak dulu sudah tahu, apa dan bagaimana sebenarnya ajaran Ahmadiyah. Intinya, mereka mengakui Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi, Isa al-Mau’ud, dan Imam Mahdi. Mereka juga tidak mau bermakmum kepada orang Islam dalam shalat, karena orang Islam tidak mengimani Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi.
Jadi, antara Islam dan Ahmadiyah memang ada perbedaan dalam masalah keimanan. Oleh sebab itulah, berbagai fatwa lembaga-lembaga Islam internasional sudah lama menyatakan, bahwa Ahmadiyah adalah aliran sesat dan menyesatkan. Kita berharap para pejabat dan cendekiawan kita tidak mudah begitu saja menerima penjelasan Ahmadiyah, tanpa melakukan penelitian yang mendalam. Sebab, tanggung jawab mereka bukan saja di dunia, tetapi juga di akhirat. Kita hanya mengingatkan mereka, tanggung jawab kita masing-masing di hadapan Allah SWT.

KEMATIAN MENJIJIKKAN MIRZA GHULAM AHMAD
Dia meninggal di tempat tidur. Tetapi berminggu-minggu sebelum matinya dia berak dan kencing di situ. Jadi tempat tidurnya sangat kotor seperti WC. Karena sakitnya itu, sampai-sampai dalam sehari dia kencing seratus kali. Makanya, tanyakanlah kepada orang Ahmadiyah, maukah kamu mati seperti nabimu?”
Dr Hasan bin Mahmud Audah adalah mantan Muballigh Ahmadiyah dulunya dekat dengan Thahir Ahmad (Khalifah Ahmadiyah) yang mukim di London. Pertanyaan di atas diajukan Hartono Ahmad Jaiz seusai berlangsungnya Seminar Nasional tentang Kesesatan Ahmadiyah dan Bahayanya yang diselenggarakan LPPI di Masjid Istiqlal Jakarta, Ahad 11 Agustus 2002.

Selain masalah kematiannya yang menjijikkan, Mirza Ghulam Ahmad menurut Audah punya dua penyakit: jasmani dan akal. Sakit jasmaninya sudah jelas, berminggu-minggu menjelang matinya tak bisa beranjak dari tempat tidur, hingga kencing dan berak di tempat tidurnya.
Adapun sakit akalnya, Mirza Ghulam Ahmad mengaku menjadi Maryam, lalu karena Allah meniupkan ruh kepadanya, maka lahirlah Nabi Isa. Dan yang dimaksud dengan Nabi Isa itu tak lain adalah diri Mirza Ghulam Ahmad itu sendiri.
“Apakah tidak sakit akal itu namanya,” ujar Dr Hasan Audah yang dulunya mempercayai Mirza Ghulam Ahmad, sehingga sempat membeli sertifikat kuburan surga di Rabwa.

Surga kok dibeli pakai sertifikat?
Kalau memang benar ada dijamin masuk surga dengan beli sertifikat...
Tentu banyak koruptor & ahli maksiat yang membelinya...
100juta atau 1 Milyar pun tak masalah...
Setelah beli sertifikat, dilanjut dengan maksiat...
Bukankah... Sudah memiliki sertifikat?
Inilah beberapa kesesatan dari banyak kesesatan Ahmadiyyah
Hanya Allah lah yang berhak menentukan seseorang ke surga atau neraka
Tugas kita hanyalah menyampaikan saja

►►►MENYAMPAIKAN IALAH KEWAJIBAN KITA SEMUA◄◄◄
Qs.3:20 KEWAJIBAN kamu hanyalah menyampaikan ❤♡ ❥ ♥
Qs.42:48 KEWAJIBANMU tidak lain hanyalah menyampaikan ❤♡ ❥ ♥
Qs.16:82 KEWAJIBAN yang dibebankan atasmu hanyalah menyampaikan
QS.8:38 KATAKANLAH PADA ORANG-ORANG KAFIR ITU…
Qs.16:125 SERULAH pada jalan Tuhan-mu dengan hikmah & pelajaran baik
Qs.5:92 KEWAJIBAN Rasul Kami, hanyalah menyampaikan dengan terang
Qs.64:12 KEWAJIBAN Rasul Kami hanyalah menyampaikan dengan terang

APA BUKTI ISLAM TERBUKTI BENAR?
Sangat penting untuk ribuan new member yang join tiap hari, tolong klik:
http://islamterbuktibenar.net/?pg=custom&id=4535
atau
http://www.facebook.com/1SLAM.TERBUKTI.BENAR?v=info
Untuk posting hari lalu, silahkan klik:
Tolong bantu menyebarkan dengan Klik share, bagikan, kongsi, jempol, like, suka, tag, tandai agar dakwah menyebar ke seluruh pelosok. More like/jempol & More comment = membantu dakwah karena posting ini akan sering muncul di wall member sebagai most recent update.
Trimakasih atas supportnya... Alhamdulillah, Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan Semesta Alam... Mari kita beritahu saudara lain agar lebih banyak lagi orang yang tahu jika cuma Islam saja satu-satunya agama yang TERBUKTI benar... 1 Islam, 1 ALLAH, 1 Kiblat, 1 Qur'an, 1 HATI... RISE ISLAM FROM EAST!
<div style="float:left;padding:4px;">
<a expr:share_url='data:post.url' name='fb_share' rel='nofollow' type='box_count'/>
<script type="text/javascript" src="http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share"/>
</div>
Fri, 11 Mar 2011 @19:43Caesar S.A.M.A.P |
Tue, 22 Mar 2011 @03:24Siti arafah |
Mon, 11 Apr 2011 @05:20Alie Syahbana |
Sat, 12 Nov 2011 @19:49Muhammad Ahmad Irfandi |